Produksi Pangan

Produksi Pangan

Agrinas memproduksi tanaman pangan unggulan dengan produktivitas kelas dunia melalui praktik pertanian korporasi dan pertanian presisi yang meminimalkan dampak destruktif terhadap lingkungan, mengoptimalkan penggunaan pupuk, serta menghemat konsumsi air.

Produksi Perikanan

Produksi Perikanan

Agrinas menerapkan sistem perikanan tangkap presisi dengan mengoperasikan kapal tangkap dan kapal angkut hemat bahan bakar di wilayah-wilayah pengelolaan perikanan (WPP RI) potensial.

Untuk perikanan budidaya, Agrinas mengadopsi inovasi budidaya perikanan presisi berproduktivitas tinggi.

Bioenergi

Bioenergi

Agrinas mengembangkan bahan baku pendukung aspirasi B100/E100 Indonesia dengan menghasilkan bioenergi dari limbah hasil pertanian, sisa hasil hutan, dan dari fasilitas pengolahan yang terdistribusi.

Agrinas bertekad membangun kapasitas produksi bioenergi yang berkelanjutan sehingga dapat menghijaukan Indonesia dan Kawasan Asia.

Konservasi

Konservasi

Agrinas menghimpun pembiayaan berbasis karbon untuk melindungi dan merestorasi hutan, lahan gambut, serta satwa liar berskala nasional.

Agrinas memberi nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan dengan menerapkan pendekatan yurisdiksi bersama pemerintah, pihak swasta dan bekerja sama dengan masyarakat.

Produk & Distribusi

Produk & Distribusi

Keanekaragaman lanskap Indonesia yang sangat kaya berpadu dengan teknik pangan berkearifan lokal dan teknologi pengolahan menghasilkan bahan pangan, serta produk makanan berkualitas dengan rasa yang istimewa.

Agrinas mendirikan sentra nilai tambah untuk mengembangkan berbagai produk berkualitas dari bahan baku lokal dan membangun jejaring operasi distribusi serta logistik di seluruh Indonesia.

Puslitbangdiklat Agrinas

Puslitbangdiklat Agrinas

Agrinas membangun fasilitas Pusat Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) Agrinas sebagai pusat transformasi teknologi pertanian dan perikanan budidaya yang bertujuan untuk menjadi percontohan pertanian modern berbasis korporasi di Indonesia.

Terdapat 25 komoditas pertanian dan 5 komoditas perikanan budidaya yang dikembangkan di area 60 Ha Puslitbangdiklat Agrinas yang mana semuanya menerapkan teknologi pra-produksi, produksi, serta pengolahan dari hulu hingga hilir dengan pengoptimalan penggunaan pupuk dan air.

Puslitbangdiklat Agrinas berlokasi strategis di Bekasi, Jawa Barat. Terbuka untuk umum 7 hari sepekan dan diperuntukkan untuk kegiatan konsultasi, komersial, edukasi, serta wisata.